Kekhawatiran

Ada orang yang ingin mengajakmu masuk ke dalam dunianya, ke dalam dunia yang sepenuhnya asing bagimu, ke dalam masa depan yang penuh ketidakpastian. Sesaat kamu ragu, apakah dia adalah seseorang yang bisa kau percayai sepenuhnya, dimana kau bisa menyerahkan ketaatanmu kepadanya?

Kau terus saja mengulang pertanyaan dalam bathinmu, akankah dia seseorang yang bisa kau ajak menua bersama karena keimanan dan takwa kepadanya. Hingga kamu sadar bahwa waktu berjalan tanpa henti dan keraguanmu perlahan menampakan ketiadaan yang hampa.

kekhawatiranmu tak kunjung selesai, apakah Iman atau perasaan. Kau mulai tak meyakini segalanya. Kau merenung disudut ruang yang sepi, kau bertanya pada Tuhan tentang segala yang membebani. Disepanjang perjalananmu, barangkali mencintai adalah sesuatu yang tak ada dalam rencanamu. Lalu tiba-tiba Tuhan mengirimkan seseorang yang adalah laki-laki yang Ayahmu kenal baik, dan Ayahmu yakini orang itu yang akan menjagamu lebih baik darinya.

“Perjalanan paling jauh yang bisa ditempuh oleh manusia bukanlah perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain, melainkan perjalanan dari pikiran ke hatimu sendiri untuk setiap pilihan. Bagaimana kau mampu mengatasi kekhawatiranmu. ”

Kau mendengarkan perkataan Ayahmu, hingga keraguanmu mulai mendapati jawaban. Bagaimanapun kau takut menua sendiri, dan kau harus memasuki dunia yang terasa asing bagimu, barangkali akan lebih sulit tapi barangkali akan jauh lebih mudah.

Sutihat Ahmad Suadh
Serang, 23 Desember 2015

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s