Perempuan di Tanah Pekat

 

Oleh : Sutihat Rahayu Suadh

Aku sedang menikmati wajah ayu yang tersundur kepahitan. Wajahnya masih sendu seperti pertama kali aku melihatnya bersama para pelayat dihujan pertama bulan juni. Ini sudah tahun ketiga aku melihatnya masih setia datang dengan balutan baju hitam pekat, dimatanya masih menyiratkan perasaan yang sama, perasaan yang tak bisa kubayangkan. Siapa yang berada dalam gundukan tanah yang kini kering namun masih menyisakan kesedihan dalam hati wanita itu. Pikiranku berkelabat, setiap kali melihatnya perasaanku terasa sesak seakan sebilah pisau sedang ditancapkan tepat didadaku. Apakah aku mengenalnya? Aku sungguh tidak mengingat apapun sejak kecelakaan itu, yang jelas dia selalu menarikku datang ketempat ini, dan membagi setiap kesedihan melalui matanya.

***
Hari itu untuk pertama kalinya aku memiliki keberanian untuk sejengkal lebih dekat, aku berdiri dibelakangnya dan memperhatikannya yang masih tak bersuara. Wanita itu hanya menempatkan bunga yang dibawanya digundukan tanah yang seakan menyimpan semua duka dihatinya. Langkahku tertahan, dan tak mampu melangkah lebih dekat lalu aku membalik tubuhku kearah yang lain dan berjalan menjauh hingga hilang dari pandangan.

Aku menunggunya didepan jalan pemakaman, karena setahun terakhir ia selalu melewati jalan yang sama. Pandangannya tertunduk, dan langkahnya yang selalu berusaha tegar, seulas senyum tipis berkibar diwajahnya.

Permisi… ?”desisku

Wanita itu melirik dan menghentikan langkahnya.. “Saya..?”tanyanya

Maaf, apa kita pernah bertemu sebelumnya..?”pertanyaan itu keluar begitu saja

Saya rasa tidak. Saya permisi..”Lanjutnya

Dia melanjutkan langkah kaki yang sempat terhenti, lalu aku memandangnya hingga hilang dari pandangan. Entahlah, ada perasaan yang tak bisa kujelaskan saat melihat kelopak matanya yang basah, langkahnya masih tetap sama, terlihat tegar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s