TENTANG SEBUAH KEINGINAN

TENTANG SEBUAH KEINGINAN
oleh: iha albanna manhaj 

Gambar

Ini tulisan yang dikirimkan seorang sahabat, biasa saya panggil dia mbak nadh. saat itu saya meminta pendapat tentang apa yang saya fikirkan tentang sebuah keinginan. Mbak nadh buat saya wanita yang tegar, dan juga baik. Tapi mungkin dia tidak menemukan pasangan yang cukup baik untuk mendampinginya. Kebetulan saat itu saya begitu dikecewakan oleh seseorang tapi saya tidak bisa mengatakan tentang kekecewaan saya, sehingga kata terimakasih yang begitu keluar dari mulut saya. Setelah membaca catatan mbak nadh yang dikirimkannya kepada saya, saat itu saya termenung dan berusaha memaafkan orang-orang yang menyakiti saya. Karena saya hanya seorang manusia, pemahaman saya kadang tidak sepenuhnya benar dan pemikiran sayapun terkadang salah. Mengikhlaskan adalah satu-satunya cara  agar saya tidak larut dalam kekecewaan saya. Dan memaafkan apa yang orang lain lakukan terhadap saya dan saya anggap sebagai ruang untuk memperbaiki diri.

***
Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan.

Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan. Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya.

Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya,

“HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.

” Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?”

dan Ia menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”

Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”

Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu.Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”.

Ini untuk yang baru saja menikah, yang sudah menikah, yang akan menikah dan yang sedang mencari, khususnya yang sedang mencari.

J I K A……..

Jika kamu memancing ikan. Setelah ikan itu terikat di mata kail, hendaklah kamu mengambil Ikan itu….. Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja,Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup. Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang. Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya. Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja. Karena ia akan terluka oleh kenangan bersamamu dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya selagi dia mengingat.

Jika kamu menadah air biarlah berpada, jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia begitu kuat untuk menampung. cukuplah sekedar keperluanmu. Apabila sekali ia retak, tentu sukar untuk kamu menambalnya semula. Akhirnya ia dibuang. Sedangkan jika kamu coba memperbaikinya mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi. Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, terimalah seadanya . Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa Anggaplah ia manusia biasa. Apabila sekali ia melakukan kesilapan bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya. Akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya. Sedangkan jika kamu memaafkannya boleh jadi hubungan kamu akan terus Hingga ke akhirnya .

Jika kamu telah memiliki sepiring nasi yang pasti baik untuk dirimu. Mengenyangkan dan berkhasiat. Mengapa kamu berlengah, coba mencari makanan yang lain. Terlalu ingin mengejar kelezatan. Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak bisa memakannyalagi kamu akan menyesal. Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan….yang membawa kebaikan kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu. Mengapa kamu berlengah, dan coba bandingkannya dengan yang lain. Janganlah terlalu mengejar kesempurnaan. Bersyukurlah untuk apa yang ada dan beLajar mengahargai apa yang sudah didapat.

Ini sebenarnya saya khususkan untuk seseorang, dia yang selalu mementingkan dirinya sendiri. Tanpa sadar sering sekali dia menyakiti hati orang yang mencintainya. Sering tidak menghargai, menganggap perasaan orang lain tidak berharga. Karena yang saya tahu baginya kebahagiaannya jauh lebih penting. Saya hanya berharap orang itu bisa menjaga perasaan orang lain. Mungkin kamu akan tahu seberapa berharganya orang itu ketika kamu telah kehilangannya. Semakin sering kamu menganggap orang lain tidak penting, maka seperti itulah kamu dianggap tidak penting. Kamu akan lelah suatu hari nanti.

buat mbak nadh , terimakasih 🙂 [iha albanna manhaj]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s